PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SeksualPerkembangan

aloerotisisme

alloeroticism

Ringkasan Singkat

Pengarahan hasrat seksual dan pencapaian kepuasan yang bersumber dari orang lain.

Aloerotisisme adalah kondisi atau kecenderungan di mana individu mengarahkan perasaan erotisnya kepada orang lain dan memperoleh kepuasan seksual dari interaksi tersebut. Ini merupakan lawan dari autoerotisisme, di mana kepuasan seksual diperoleh dari diri sendiri (seperti masturbasi atau fantasi diri).

Dalam teori perkembangan psikoseksual klasik, transisi dari autoerotisisme ke aloerotisisme dianggap sebagai langkah penting menuju kematangan emosional dan sosial. Aloerotisisme mencakup kemampuan individu untuk membentuk ikatan seksual dan kasih sayang dengan objek cinta di luar dirinya, yang menjadi dasar bagi hubungan interpersonal yang sehat.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Freud, S. (1905). Three Essays on the Theory of Sexuality.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback